Minggu, 27 Sep 2026
Beranda › Berita
Berita

3 Proses Kimia Penyebab Rambut Bercabang yang Perlu Kamu Pahami

✍️ Dewi 🕒 18 Sep 2026 👁️ 4x dibaca
perming1
perming1 Foto: webmd.com

Pahami tiga proses kimia utama seperti pewarnaan, pelurusan, dan pengeritingan rambut yang sering menjadi penyebab utama kerusakan dan rambut bercabang.

Rambut bercabang, atau secara medis dikenal sebagai trichoptilosis, adalah kondisi umum yang membuat ujung rambut terbelah. Kondisi ini menyebabkan rambut tampak kusam, kering, dan rapuh.

Kerusakan terjadi pada struktur rambut, terutama lapisan pelindung luar atau kutikula. Lapisan ini rusak, menyebabkan serat rambut terpisah.Meskipun sering dianggap sepele, rambut bercabang dapat mengganggu penampilan.

Kondisi ini juga memengaruhi kesehatan rambut secara keseluruhan. Memahami penyebab utamanya, terutama dari proses kimiawi, adalah langkah penting untuk pencegahan dan penanganannya.

1. Pewarnaan Rambut dan Bleaching

Proses pewarnaan dan bleaching rambut menggunakan bahan kimia kuat. Contohnya adalah para-phenylenediamine (PPD) dan hidrogen peroksida.

Bahan-bahan ini bekerja dengan menghilangkan melanin atau pigmen alami rambut serta protein dari batang rambut. Tujuannya adalah untuk mengubah warnanya.Proses kimiawi ini mengikis lapisan pelindung alami rambut (kutikula).

Hal ini membuatnya terangkat dan tidak lagi melindungi bagian dalam rambut dengan baik.

Rambut menjadi lebih berpori, kehilangan kelembapan alami, dan menjadi kering.Kondisi ini membuat rambut rapuh dan rentan terhadap kerusakan. Ujung rambut pun mudah bercabang.

Kerusakan akan semakin parah jika proses pewarnaan dilakukan berulang tanpa jeda dan perawatan memadai.

2. Pelurusan Rambut (Smoothing/Rebonding)

Pelurusan rambut melibatkan penggunaan bahan kimia keras.

Tioglikolat atau formaldehid adalah beberapa contohnya. Bahan kimia ini dikombinasikan dengan paparan panas tinggi dari alat penata rambut, seperti catokan.Bahan kimia ini secara spesifik memecah ikatan disulfida.

Ikatan ini bertanggung jawab atas bentuk alami rambut di korteks. Setelah ikatan terpecah, rambut dibentuk ulang menjadi lurus dengan bantuan panas.Proses ini secara signifikan melemahkan struktur internal rambut.

Rambut kehilangan protein dan kelembapan esensial. Akibatnya, rambut menjadi rapuh, kering, mudah patah, dan rentan terhadap ujung bercabang.

3. Pengeritingan Rambut (Perming)

Pengeritingan rambut permanen (perming) juga menggunakan bahan kimia. Tujuannya adalah mengubah tekstur rambut dari lurus menjadi keriting atau bergelombang.

Bahan kimia ini memecah ikatan disulfida di dalam korteks rambut.Kemudian, rambut dibentuk menjadi keriting dan ikatan baru dibentuk kembali. Perubahan kimiawi yang drastis ini merusak struktur rambut.

Kekuatan dan kelembapan alami rambut pun berkurang.Akibatnya, rambut menjadi kering, rapuh, dan lebih mudah mengalami kerusakan.

Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah ujung bercabang.Selain proses kimiawi, beberapa kebiasaan sehari-hari juga berkontribusi pada rambut bercabang.

Penggunaan alat penata rambut panas berlebihan, seperti hair dryer atau catokan tanpa pelindung panas, dapat menghilangkan kelembapan alami rambut.

Paparan sinar UV dan partikel polusi juga merusak lapisan pelindung rambut.

Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang dapat menyebabkan tekanan kuat pada batang rambut.Produk perawatan rambut yang tidak cocok, seperti sampo dengan sulfat dan alkohol tinggi, dapat menghilangkan minyak alami rambut.

Tidak memotong ujung rambut secara rutin juga memungkinkan cabang merambat lebih jauh.

Menyisir rambut saat basah atau terlalu kasar dapat menyebabkan kerusakan fisik pada rambut.Untuk mengatasi dan mencegah rambut bercabang, ada beberapa langkah efektif yang bisa kamu lakukan.

Memotong ujung rambut secara berkala adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan cabang yang sudah ada. Disarankan setiap 2-3 bulan atau 6 minggu sekali.Kurangi penggunaan alat penata rambut panas.

Selalu gunakan produk pelindung panas sebelum menata rambut. Pilih produk perawatan rambut yang tepat, seperti sampo bebas sulfat, kondisioner, masker, dan serum yang melembapkan.

Cari kandungan seperti minyak argan, keratin, atau aloe vera.Lindungi rambut dari paparan lingkungan dengan topi atau scarf saat beraktivitas di luar.

Menyisir rambut dengan lembut menggunakan sisir bergigi jarang, terutama saat rambut masih basah, juga penting. Hindari mengikat rambut terlalu kencang dan beri jeda antar perawatan kimia.

Meningkatkan asupan nutrisi dengan makanan kaya protein, vitamin, dan mineral akan mendukung pertumbuhan rambut yang sehat dari dalam.Rambut bercabang merupakan indikator kerusakan rambut yang memerlukan perhatian serius.

Memahami penyebabnya, terutama dari proses kimiawi yang agresif, adalah kunci utama untuk mencegah dan mengatasinya.

Dengan menerapkan perawatan yang tepat dan mengubah kebiasaan yang merusak, rambut kamu dapat kembali sehat, kuat, dan terawat.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, cnfstore.com, halodoc.com, lemon8-app.com, popmama.com, hellosehat.com, lumbungpare.org, allthingsbeauty.com.

D
DewiRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update